Bumiayu – Wisuda angkatan XXVIII siswa kelas XII MAN 2 Brebes tahun pelajaran 2022/2023 dilaksanakan pada Rabu, (17/5). MAN 2 Brebes pada tahun ini mewisuda 355 siswa dengan rincian 36 program Keagamaan 179 program MIPA, dan 140 program IPS.
Prosesi sungkeman siswa kepada orang tua mereka menjadi warna tersendiri pada acara tersebut. Suasana haru dan khidmat sangat terasa karena siswa, orang tua/wali dan undangan yang hadir meneteskankan air mata haru, saat mendengar narasi sungkeman dan do`a yang sangat menyentuh.
Wisuda dilaksanakan di gedung serba guna Sahabat Alam Jalan Lingkar Negaradaha Bumiayu ini dihelat sejak pukul 07.30 WIB. Hadir pada kegiatan tersebut adalah seluruh siswa kelas XII, dewan guru dan karyawan, wali/orang tua siswa, serta komite madrasah
Kepala Madrasah, Drs. Lutfil Hakim, M.Pd. dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada siswa kelas XII atas keberhasilan mereka dalam menyelesaikan studinya selama tiga tahun dan lulus dengan nilai baik.
" Jangan berpuas diri, tingkatkan terus pendidikannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi dan jadilah anak - anak kebanggaan kami semua beserta para orang tua masing - masing ke depan. Jaga nama baik almamater kalian,” pesan Lutfil.
Pada kesempatan tersebut sembilan siswa mendapat apresiasi dari madrasah sebagai siswa dengan nilai paralel terbaik. Untuk Program Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam berturut-turut diraih oleh Arsel Himma Azhar, Inova Anisatul Ikrima, dan Anosa Puspita Dewi. Program Ilmu Pengetahan Sosial diraih oleh Siti Fadilah, Aisya Asma Rizkia dan Putri Nia Hendi.dan program keagamaan diraih oleh Dea Febrianti, Neli Ulfatul Faidah serta Ana Safriyana Yashifa.
Apresiasi dan penghargaan juga diberikan kepada siswa yang menjadi aktivis kegiatan kesiswaan yang telah menjalankan tugas dengan baik. Adalah Ananda Nafisatun Tazakiah (ketua OSIS), Badra Purnomo (Pradana Putra), Nailatul Farhani (Pradana Putri), Triya Ameliana (ketua PMR), M.Rafi Febriano (ketua PKS) dan Muhammad Sahdan ( aktivis seni islami).
Salah seorang wali siswa dari Rayhan, Ibu Retno mengaku sangat terkesan dengan seluruh rangkaian acara wisuda dan pelepasan ini. “Sejak awal hingga akhir saya mengikuti dengan baik, sama sekali tidak membosankan, dan berharap prosesi sungkeman menjadi tradisi saat wisuda," tuturnya.
( ESW )


.png)