Bumiayu, (20/4 ) - Sebanyak enam tim riset dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Brebes berhasil lolos dalam seleksi proposal penelitian pada ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tingkat SMA/MA sederajat. Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbudristek RI Tahun 2024.
Dari enam proposal yang berhasil lolos, dua di antaranya berasal dari bidang Matematika, Sains, dan Teknologi (MST), sementara empat lainnya berasal dari bidang Sosial Humaniora (Soshum). Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN 2 Brebes, yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di kalangan siswa.
Kepala MAN 2 Brebes, Drs. H. Lutfil Hakim, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih oleh para peserta didik. "Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Ini adalah bukti nyata bahwa anak-anak kita memiliki potensi yang luar biasa dalam bidang penelitian. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi," ujar Lutfil Hakim.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Syamsul Bayan, yang dihubungi melalui WhatsApp, mengungkapkan bahwa kesuksesan ini tidak lepas dari kerja keras dan bimbingan para guru serta dukungan penuh dari pihak madrasah. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi para siswa dalam mengembangkan minat dan bakat mereka, khususnya dalam bidang penelitian ilmiah," tambahnya.
Ajang OPSI merupakan salah satu wadah bagi siswa SMA/MA sederajat untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka dalam melakukan penelitian. Diharapkan melalui ajang ini, siswa dapat lebih termotivasi untuk mengembangkan diri dan berkontribusi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Koordinator OPSI, Eti Sophia Wijayanti, menjelaskan lebih rinci bahwa keenam tim yang lolos seleksi ini akan melanjutkan perjuangan mereka ke tahap berikutnya dalam ajang OPSI 2024. Mereka akan bersaing dengan tim-tim dari seluruh Indonesia untuk memperebutkan posisi terbaik dan mengharumkan nama madrasah.
Berikut adalah rincian tim yang akan melanjutkan penelitian:
- Balija Dwi Ramadhani dan Kayla Setyo Fahrani
Judul Penelitian: "Potensi senyawa aktif dari Nocardiopsis sp. untuk penanganan bakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi berlubang".
- Siti Komariah Husna dan Syaeran Nurul Izzah
Judul Penelitian: "Pengembangan Model Pembelajaran SiCANTIK (Sinergi Colouring Art Therapy dan Terapi Kognitif) untuk Peningkatan Self Efficacy pada Siswa Underachiever".
- Sabrina Okti Ramadani dan Vannisa Dwi Lestari
Judul Penelitian: "Analisis Program Unggulan Rehabilitasi Narapidana Sebagai Strategi Berkelanjutan di Lapas II A Purwokerto".
- Nadin Agistina dan Nazwa Mawadda
Judul Penelitian: "Potensi Recycling Limbah Cangkang Kerang Hijau (Perna viridis) sebagai Bahan Baku Green Construction".
- M. Farel Rizky Ansori dan Tri Bintang Putra Ananda
Judul Penelitian: "BUMIAYU SEBAGAI KOTA SEJARAH: “ Strategi Pengembangan Pariwisata Edukasi Museum Buton dengan Konsep GLAM (Gallery, Library, Archive, dan Museum)".
- Azzahra Astika Putri dan Isfi Nur Avia Hilda
Judul Penelitian : “Implementasi Penggunaan Teknologi Text to Speech dan Automatic Speech Recognition pada Pemebelajaran Pelafalan Bahasa Inggris di MAN 2 Brebes “.
Dengan prestasi ini, MAN 2 Brebes semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu madrasah unggulan di bidang penelitian ilmiah. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus berinovasi dan berprestasi.
(ESW)


.jpg)